Keramik dan Gerabah dari Desa Wisata Pejaten

Daftar Isi

Desa Pejaten tak jauh dari Tabanan. Desa ini sudah berpuluh-puluh tahun terkenal sebagai desa tradisional yang menghasilkan aneka kerajinan khususnya keramik dan gerabah. Berbagai barang pecah belah yang dihasilkan desa ini memiliki ciri khasnya tersendiri dan tentunya sulit didapatkan di tempat lain. Selain itu, barang-barang pecah produksi Pejaten juga telah menembus pasar-pasar internasional seperti Swedia, Australia, dan Jerman.

Keramik dan Gerabah dari Desa Wisata Pejaten

Keramik yang diproduksi di desa ini memiliki kualitas yang tinggi dan tak kalah dibandingkan dengan keramik-kermik dari China atau Eropa. Keramik Pejaten juga tak diproduksi secara massal. Hal demikian dimaksudkan untuk lebih menjaga kualitas. Banyak perusahaan, hotel dan restaurant bertaraf internasional membeli keramik atau gerabah buatan desa ini untuk dijadikan pajangan atau hiasan.

Baca Juga:  Pedasnya Beberuk Terong

Bentuk Keramik

Ada berbagai bentuk keramik yang diproduksi oleh warga masyarakat Desa Pejaten diantaranya guci/gentong dengan ukiran khas bali yang indah, patung, pot atau vas bunga, peralatan makan dan dapur, asbak, tempat lilin dan lain-lain. Para pengunjung  yang datang pun bisa menyaksikan secara langsung proses pembuatan keramik atau gerabah yang dilakukan secara semi-tradisional.

Keramik dan Gerabah dari Desa Wisata Pejaten

Namun demikian, prosesi penggarapan pembuatan keramik tak hanya dilakukan secara semi-tradisional saja, namun juga sudah ada yang menggunakan teknologi modern. Bahan bakunya sendiri didatangkan langsung dari Jawa Timur, khususnya dari Malang. Pengunjung yang menginginkan keramik sesuai dengan seleranya atau keinginannya maka bisa memesannya secara langsung kepada pengrajinnya.

Baca Juga:  Wisata Bekasi: Trans Snow World

Sejak awal berdirinya Desa Pejaten, masyarakat telah menambang tanah liat merah sebagai bahan dasar keramik. Namun pada tahun 1980-an saat tanah liat yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan genting dan kerajinan gerabah di desa mereka mulai  menipis dan ditambah lagi dengan masuknya peralatan rumah tangga yang menggunakan bahan alumunium yang lebih praktis mengakibatkan kurangnya peminat untuk menggunakan gerabah.

Lokasi

Desa Pejaten berada di Kecamatan Kediri, yang jaraknya sekitar 12 km dari Tabanan.

Jarak tempuh ke lokasi ini kurang lebih 33 km dari Denpasar dan kurang lebih 60 menit perjalanan dari Bandara Ngurah Rai bila menggunakan kendaraan bermotor.
Selamat Berkunjung!