Banchans

Travel.biz.id – Pernahkah Anda memperhatikan beragam kuliner Korea yang tersaji di hadapan Anda? Kalau iya, pasti Anda tidak asing dengan banchan. Sebutan untuk hidangan pendamping yang biasanya disajikan dalam beragam mangkuk kecil. Di salah satu restoran ala Korea di Jogja saja ada beberapa jenis banchan yang disajikan. Selain kimchi yang terbuat dari sawi putih, ada pula kognamul, olahan tauge dalam kuah segar dan asinan buah segar. Mau berkenalan lebih jauh dengan aneka jenis banchan khas Korea? Segera simak informasi menarik berikut ini!

Ada beragam jenis makanan “sampingan” yang biasa disajikan warga Korea dalam rangkaian jamuan makan harian. Inilah yang menjadi salah satu keunikan dari dunia kuliner Korea yang dikenal pula dengan sebutan Hansik Cuisine. Ya, selain dikenal dengan beragam kuliner lezatnya, negeri cantik ini juga dikenal dengan beragam kuliner yang dikenal sehat. Salah satu bukti mininya ya dengan keberadaan banchan itu sendiri.

Baca Juga:  Berbelanja Fashion Kelas Dunia di Pasar Dongdaemun, Seoul
Hansik Cuisine
Hansik Cuisine

Ada banyak jenis banchan yang dikenal luas di negeri K-Pop ini. Setidaknya ada lima jenis hidangan bachan yang dikenal dengan nama kimchi, jjim, jorim, jeon dan namul. Dari kelima jenis banchan tersebut, mungkin kimchilah yang dikatakan memiliki kepopuleran tertinggi, terutama bagi warga Indonesia. Negeri kimchi juga dikenal sebagai sebutan lain dari negeri asal K-Drama ini. Dengan boomingnya dunia hiburan Korea di kancah dunia seperti K-Pop dan K-Drama secara tidak langsung mampu menaikkan rating kuliner Korea di mata dunia. Kini tak susah rasanya untuk menemukan resto ataupun kedai yang mengusung menu bercitarasa Korea.

Dongchimi

Seperti yang telah banyak diketahui, kimchi sebutan untuk kuliner fermentasi khas korea yang terbuat dari beragam sayuran. Namun demikian beda sayuran yang digunakan akan berimplikasi pada nama kimchi itu sendiri. Dongchimi dan kkakdugi contohnya. Secara harafiah dongchimi memiliki arti berupa kimchi di musim dingin. Meski sama-sama dibuat dari lobak, keduanya sangatlah berbeda. Dongchimi adalah kuliner segar tanpa cabai sedangkan kkagdugi adalah kimchi lobak yang berwarna merah karena  salah satu bumbunya menggunakan cabai.

Baca Juga:  Mencicipi Tteok, Kue Beras Ala Korea

Beralih ke jenis banchan yang lain, jjim adalah sebutan untuk makanan yang dikukus, sedangkan jorim merupakan sebutan untuk makanan yang dimasak dengan menggunakan saus. Dubu jorim dan jang jorim contohnya. Dubu jorim adalah masakan berbahan dasar tahu yang ditumis dengan saus berupa kombinasi kecap asin, minyak wijen, bawang putih dan daun bawang. Sedangkan jang jorim adalah olahan hati atau daging sapi yang dimasak bersama dengan kecap asin dan telur ayam atau telur puyuh rebus.

kongnamulguk
www.maangchi.com

Jenis banchan lainnya dikenal dengan nama namul. Namul sendiri merupakan sebutan untuk sayuran yang diolah dengan cara direndam atau ditumis dengan diberi beragam bumbu dapur tertentu. Salah satu namul yang dikenal luas adalah kongnamulguk, olahan tauge yang direndam dalam air yang diberi bumbu berupa garam dan merica saja sehingga rasanya sangat ringan dan cocok digunakan sebagai hidangan pembuka. Kalau hidangan “sampingannya” saja sudah begitu menggooda, apalagi aneka kuliner utama korea lainnya bukan? Yuk, cemal-cemil kuliner Korea lagi!

Baca Juga:  Istana Gyeongbokgung, Sisa Kejayaan yang Masih Tampak Agung

Berlibur di Korea tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi aneka kuliner lezat seperti gurihnya seolleongtang, sup tulang kaki sapi ala Korea, cemal-cemil tteokbokki, kue beras pedas Korea yang mendunia serta menikmati hoddeokpancake Korea yang terkenal itu. Jika memutuskan untuk menginap di daerah Seoul, Lotte Seoul HotelMillennium Seoul Hilton Hotel atau Grand Ambassador Seoul dapat dijadikan refeensi tempat istrirahat Anda. Selamat berlibur!