Kompetisi Selancar di Malam Hari, Wooow!

Mungkin Anda baru mendengar kegiatan surfing dilakukan di malam hari. Terkesan aneh memang, namun itulah yang terjadi yakni sebuah kompetisi surfing yang digelar di kegelapan malam. Ternyata di Bali kegiatan surfing di malam hari bukan yang pertama kali digelar. Sebelumnya juga pernah diselenggarakan acara serupa bertajuk Surfing at Night yang diadakan di Mercure Hotel, Pantai Kuta. Dimana jumlah pesertanya juga terbilang lumayan mencapai 75 orang dan digelar bertepatan dengan Bulan Purnama, 1 Desember 2009.

Kompetisi Selancar di Malam Hari, Wooow!

Nah, baru-baru ini acara serupa kembali digelar. Dengan tajuk: Surfing Tow At pada malam hari kebanyakan pesertanya didominasi oleh peselancar asal Bali. Dimana dua peselancar lokal menjadi yang terbaik dan berhasil mengalahkan atlet-atlet dari mancanegara. Juara pertama diraih oleh I Wayan Betet Merta Kuta, dari yang berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan memukau dewan juri. Mengikuti Betet, rekan seprofesi lainnya, Made Garut bertengger di urutan kedua, sedangkan posisi akhir diduduki oleh peselancar Australia, Beau Walker.

Baca Juga:  Objek Wisata Medan Simarjarunjung Yang Viral!

Kompetisi Rabu Malam

Kompetisinya sendiri digelar pada Rabu malam (29/6/2011). Berbagai atraksi Surfing Tow At malam hari, Red Bull Night Riders, yang konon dilihat secara klangsung oleh sekitar 1000-an pengunjung ini menjadi agenda yang unik an menarik. Para surfer praktis hanya mengandalkan pencahayaan dari lampu-lampu panitia, namun tetap tak mengurangi berbagai atraksi yang mereka pertunjukkan. Sekitar 12 surfer ikut dalam pertarungan seru tersebut, dimana mereka saling beradu aksi dan atraksi ketika ditarik oleh jet ski yang menariknya dan menaklukan deburan ombak pantai.

Kompetisi Selancar di Malam Hari, Wooow!

Pemenang pada malam itu, Betet, pemuda asal Bali asli. Ia mengatakan kesenangannya bisa mengikuti acara tersebut dan berhasil menjadi pemenangnya. Pria kelahiran Kuta berusia 30 tahun itu pun menjelaskan berbagai kesulitan dan kendala ketika pertandingan digelar di malam hari. “Sulit memang bermain Surfing Tow At di malam hari yang hanya disinari lampu sorot saja. Harus pintar memprediksikan arah ombak agar mampu melakukan atraksi di udara dan pendaratan yang sempurna,” katanya.

Baca Juga:  Pantai Ngobaran Gunung Kidul Yogyakarta, Pantai Dengan Nuansa Bali

Apa Itu Surfing Tow At?

Surfing tow at adalah sebuah teknik berselancar yang menggunakan alat bantu semacam jet ski yang memungkinkan para surfer bergerak lebih cepat untuk menangkap gelombang dibandingkan dengan teknik tradisional yang menggunakan tangan sebagai pengayuhnya. Dengan cara ini para peselancar profesional yang terlibat memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk meloncat tinggi di atas ombak memperlihatkan berbagai atraksi akrobatiknya.
Selamat Menikmati!