Air Terjun Singsing, Lovina, Monumen Buleleng

Bersantai di Air Terjun Singsing

Objek wisata di Bali seolah tak akan habis untuk diceritakan. Dari mulai wisata pantai, pura, gua, danau, pegunungan maupun air terjun. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai objek wisata yang tak kalah mengagumkannya, yaitu air terjun Singsing yan terletak di Desa Kemukus, Kecamatan Banjar, atau sekitar 2 kilometer dari Lovina.

Air Terjun Singsing, Lovina, Monumen Buleleng

1. Daya Tarik

Objek wisata air terjun Singsing yang berdekatan dengan Lovina membuat banyak dikunjungi para wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Dan biasanya momen yang paling ditunggu- tunggu oleh para penyuka kegiatan “tracking’ ketika musim panas tiba dimana volume air terjun menurun. Untuk sampai ke air terjun Singsing bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua sampai ke Desa Tigawarsa.

Baca Juga:  Lembah Putri Pangandaran: Saksikan Panorama Pantai Yang Indah

Kemudian dari desa tersebut, sudah tersedia penunjuk arah yang akan memandu para turis yang datang menuju air terjun pertama yang berjarak lebih kurang 600 meter. Sedangkan untuk mencapai air terjun kedua, pengunjung harus berjalan di area lumayan terjal yang lokasinya tepat diatas air terjun yang pertama.

2. Dilengkapi Berbagai Fasilitas

Meskipun “hanya” wisata air terjun yang biasanya diberikan fasilitas alakadarnya, tidak demikian dengan air terjun Singsing ini. Di  lokasi tersebut berbagai fasilitas dibangun dan disediakan, seperti area parkiran, warung makanan, dsb.

Sehingga tak heran kalau banyak sekali wisatawan mancanegara maupun lokal yang menyempatkan diri berkunjung ke air terjun Singsing karena menyajikan suasana yang tenang, damai, dan sangat cocok untuk me-refresh kembali kepenatan fikiran selepas menghadapi berbagai persoalan hidup, apalagi mereka yang berasal dari kota-kota besar.

Baca Juga:  Mengunjungi Desa Mas Sebagai Desa Wisata

3. Objek Lainnya

Tak jauh dari lokasi air terjun Singsing, terdapat sebuah monumen  peninggalan zaman Belanda. Monumen tersebut sengaja dibangun oleh pemerintahan kolonial dengan  maksud untuk menghormati seorang perwiranya yang gugur dalam  pertempuran Banjar yang terjadi sekitar tahun 1868.

Monumen ini sempat dihancurkan karena dianggap menghormati penjajah Belanda. Namun, sekitar tahun 1992 monumen tersebut kembali dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng yang menganggap bahwa bagaimanapun sejarah tak bisa dihapus dan sekaligus sebagai simbol perjuangan gerilya masyarakat Kota Banjar.

4. Sarana untuk Menenangkan Fikiran

Maka, bagi Anda yang hendak menenangkan fikiran setelah sekain lamanya selalu berkutat dengan masalah pekerjaan, rumah tangga, dsb, tempat wisata air terjun Singsing bisa menjadi alternatif yang menjanjikan untuk dikunjungi.

Baca Juga:  Pantai Lovina Bali: Yuk Menyaksikan Laut Yang Tenang, dan Melihat Ikan Lumba-Lumba!