km kelud

Travel.biz.id – 26 Kapal Pelni Mau Dipasang Alat Komunikasi Canggih – PT Pelni (Persero) menggandeng PT Skyreach sebagai penyedia layanan telekomunikasi untuk sistem perkapalan. Layanan telekomunikasi yang disediakan Skyreach berbasis satelit dan akan melakukan pengadaan untuk 26 kapal Pelni di tahun 2022-2025.
CEO PT Skyreach, Rudy Hartoyo memaparkan fasilitas yang dimiliki Skyreach berupa empat satelit yang akan melayani sistem komunikasi perkapalan Pelni.

“Layanan VSAT maritim yang kami sediakan untuk PT PELNI meliputi koneksi VSAT Ku-Band dengan menggunakan empat buah satelit melalui stasiun bumi Skyreach yang ada di Cikarang-Jawa Barat, beserta diversity (backup) melalui stasiun bumi Skryeach di Jakarta,” kata Rudy dalam keterangannya, Kamis (10/2/2022).

Baca Juga:  Jadwal Kapal Pelni KM Sinabung Bulan Juli 2022

Rudy juga menyatakan pihaknya melengkapi koneksi backup dengan perangkat Thursya Orion IP dsn MarineStar melalui satelit cadangan ke lima Thuraya.

Dengan menggunakan aplikasi Sailink Navigator Plus dan Sailink Mobile Apps, manajemen Pelni juga dapat memantau aktivitas dan operasional serta berkomunikasi dengan kru di kapal setiap saat.

Plt Direktur Utama PT PELNI Ony Suprihartono menegaskan hadirnya SisKomKap pada seluruh kapal Pelni ini juga semakin mendukung penerapan digitalisasi di lingkungan PELNI sebagai bagian dari peningkatan pelayanan operasional kapal. Pada tahun 2021 Perusahaan telah mengangkut sebanyak 2.284.080 penumpang.

“Kerja sama ini diharapkan mampu melayani kebutuhan internal PELNI terhadap jaringan komunikasi dan monitoring kapal sehingga dapat memenuhi visi kami menjadi perusahaan pelayaran dan logistik maritim terbaik di Asia Tenggara,” jelas Ony.

Baca Juga:  Jadwal Kapal Pelni KM Awu Bulan Juli 2022

Sebagai informasi, SisKomKap telah diimplementasikan di kapal Pelni sejak tahun 2016. SisKomKap di atas kapal tersebut diperlukan untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan komunikasi yang menghubungkan segala aktivitas dan proses bisnis di Kantor Pusat ke atas kapal. Sistem ini memiliki bandwidth uplink sebesar 2.048 kbps dan downlink 4.096 kbps.

“Hal ini diperlukan untuk mempermudah dan mempercepat proses koordinasi dan pelayanan dengan seluruh kru kapal PELNI secara realtime,” tambah Ony.