Vihara Bodhi Dharma

Kawasan Ampenan KunoPenerbangan menuju dan dari Lombok, Nusa Tenggara Barat kini semakin banyak dan murah. Hal ini memberikan peluang kepada para wisatawan untuk datang ke Lombok bukan pada musim liburan dan tidak dalam waktu yang lama.

Kendati sehari di Lombok tampak terlalu singkat namun tetap bisa memuaskan Anda jika bisa memilih objek wisata dengan tepat. Kita bisa memilih paket sehari menjelajahi kota Mataram dan sekitarnya. Penasaran?

Lokasi pertama yang akan kita sambangi adalah kota Ampenan dan Cakranegara yang merupakan pusat bisnis kota Mataram. Di Ampenan adalah satu sudut Mataram yang masih menyisakan bangunan tua. Jika ingin menyaksikan serpihan sejarah di Ampenan, kita bisa memulainya dari simpang lima yang menghubungkan beberapa ruas sekaligus yakni jalan Saleng Sungkar, Yos Sudarso, Pabean, Niaga dan Koperasi. Bangunan arsitektur art deco masih sangat terawat. Di Ampenan kita bisa melihat wihara Bodhi Dharma yang berdiri sejak tahun 1804.

Baca Juga:  3 Kuliner Bogor yang Menggugah Selera

museum negeri ntbSetelah puas menyusuri Ampenan, kita bisa mengunjungi Museum Negeri NTB yang berada di pusat Kota Mataram tepatnya Jalan Panji Tilar Negara. Museum ini menyimpan 7.387 koleksi berupa koleksi geologi, biologi, etnografi, filologi dan kemarik.

Anda juga akan disuguhi koleksi museum yang dibuka sejak tahun 1982 yakni buaya muara yang ditempatkan di luar area pameran utama. Buaya yang berasal dari sunga Ama La HB itu cukup besar yakni dengan pajang 4, 1 meter, lebar 1,2 meter dan tinggi 0,6 meter.

Taman Mayura LombokKini kita beralih ke Taman Mayura yang indah. Taman Mayura adalah saksi keberadaan kerajaan Singasari dan orang-orang Bali di Lombok pada abad 19. Di kawasan seluas 244,60 meter x 138,50 meter ini kita bisa melihat bale kambang atau bangunan terapung di tengah kolam.

Baca Juga:  Taman Miniatur Kereta Api di Bandung

Di dalam bale kambang terdapat patung-patung yang bercirikan Muslim, Cina dan Jawa. Jika mengunjungi Taman Mayura kita harus menggunakan selendang kecil panjang yang berwarna merah. Cara harus mengikatnya pun harus menuruti aturan yang berlaku karena antara pengunjung yang masih lajang dan yang sudah menikah berbeda.

Tak afdol jika wisata ke Lombok, khususnya Mataram jika tidak berbelanja di Pasar Mandalika, Bertais. Ini adalah pasar tradisional terbesar di Lombok. Anda bisa membeli aneka oleh-oleh khas Lombok untuk sanak saudara yang menanti di rumah. Usai membeli oleh-oleh, tujuan terakhir kita adalah Taman Narmada.

Taman Narmada

Taman Narmada adalah taman yang dibangun pada tahun 1805 oleh Raja Mataram Lombok Anak Agung Ngurah Karangasem. Desain Taman Narmada dibuat meniru suasana yang ada di puncak Gunung Rinjani.

Baca Juga:  Pantai Senggigi, Eksotisme Lombok yang Menawan

Disini Anda bisa berenang di kolam yang dipercayai akan membuat kita awet muda. Tidak hanya itu, di Narmada berdiri Puri Kelasa yang merupakan kompleks bangunan cagar budaya. Di pura ini setiap tahunnya diadakan upacara Pujawali untuk menghormati Dewa Batara yang dipercaya tinggal di Gunung Rinjani. Bentuk Puri Kelas seperti punden berundak dan menjadi salah satu pura paling tua di Lombok.

Nah, menarik bukan? Sehari di Lombok yang seru karena bisa melihat dari dekat situs sejarah, museum dan berbelanja oleh-oleh. Jika waktu masih tersisa, Anda bisa melihat beberapa objek lainnya di Lombok yang tentu saja tidak jauh dari kota Mataram. Selamat liburan!

Incoming search terms:

  • taman mayura
  • bertais lombok
  • pasar ampenan lombok
  • sejarah tentang taman mayure yang ada di lombok
  • toko simpang utama bertais mataram lombok